Monday, October 28, 2013

Perjalanan ke Phnom Penh, Kamboja



Perjalanan ke Phnom Penh, Kamboja

Kali ini, saya dan dua rekan unit kerja lainnya, mendapat tugas untuk menghadiri rapat dan seminar ASEAN FLAG di Phnom Penh, Kamboja. Setelah melalui proses pengurusan administrasi di kantor yang cukup ‘mendebarkan’, akhirnya 1 jam setelah menerima exit permit paspor dinas, kami bertiga malam itu meluncur ke bandara Soekarno Hatta.
Pesawat yang kami tumpangi adalah Malaysia Airlines, yang harus transit di Kuala Lumpur sebelum menuju Phnom Penh. Singkat kata tibalah kami di bandara Phnom Penh sekitar pukul 11:00 waktu setempat, yang sama dengan waktu di Jakarta. Dari bandara kami dijemput oleh pihak panitia, menggunakan mobil mewah Mercedes E Series. (maklum gini-gini kita delegasi resmi Indonesia hehehe...). Oya, di Kamboja, posisi stir mobil ada di sebelah kiri, mirip di Filipina, pantesan saja saya sempet salah membuka pintu supir (ndeso banget hihihi...).
Suasana jalan dan kota, yang mirip dengan Jakarta, malah mungkin lebih pas dengan suasana kota di Jawa Tengah, seperti Semarang. Masih banyak pengemis, rumah-rumah kumuh di pinggiran kota. Sepanjang jalan terlihat banyak sekali mobil mewah, yang jarang di temui di Jakarta, namun ini berbanding terbalik dengan kondisi sepeda motornya yang jadul-jadul. Waktu itu, terlihat juga banyak polisi yang berjaga-jaga untuk menangani demontrasi yang cukup besar hari ini, yang menuntut perhitungan suara ulang atau pemilu ulang, yang dilakukan oleh pihak oposisi di Kamboja. Melalui jalan yang sedikit macet, akhirnya kami sampai di hotel, dengan waktu tempuh sekitar 40 menit dari bandara.
Setelah check in di hotel Cambodiana, di tepi Sungai Mekong, (jadi teringat pelajaran sejarah waktu SMP, sungai ini menyimpan banyak sejarah), kami pergi makan siang menggunakan transportasi Tuk Tuk (transportasi semacam delman ditarik pakai sepeda motor), mencari tempat makan muslim/halal restoran, untuk kepastian kehalalan makanannya. Setelah muter-muter mencari tempat makan, akhirnya kami makan di restoran muslim dengan menu mirip di kantin kantor kami, dengan sekali makan sekitar 4-5 USD. Oya mata uang di sini adalah riel, namun sering kali menggunakan mata uang US Dollar. Satu riel sekitar 2,7 rupiah, untuk kurs pada saat ini. Ongkos naik tuk-tuk, dihitung perorang yaitu USD 2 per orang. Oya harga premiun disini 5300 riel atau sekitar Rp 14.000,-, dua kali lipat lebih dengan harga di Jakarta. Tapi kayaknya premiun disini cukup bagus, mengingat ketika kondisi macet di jalan, tidak terasa bau bensin atau sesak nafas akibat polusi udaranya.
Selesai makan siang, kami menuju tempat pembantaian rezim Polpot, di Choeung Ek, Genocidal Center,  menggunakan tuk tuk, sekitar 15 km dari pusat kota Phnom Penh. Ongkos per orang 5 USD. Untuk masuk ke tempat tersebut, dikenakan biaya 6 USD. Hebatnya tempat wisata sejarah ini, bisa dikemas dengan unik, sehingga memiliki nilai jual yang cukup tinggi, terlihat dari banyaknya wisatawan asing yang mengunjungi tempat tersebut. Tiap wisatawan yang masuk diberi headset + recorder, dalam berbagai bahasa tergantung pilihan kita. Lalu wisatawan jalan ke suatu titik dengan nomor tertentu, lalu kita tekan nomor sesuai lokasinya, maka dari recorder tersebut akan muncul penjelasan cerita tentang latar belakang titik lokasi yang kita datangi. Begitu seterusnya sampai puluhan titik lokasi yang tersedia di tempat ini. Ternyata korban pembantaian Pol Pot, dapat dikemas sehingga memiliki nilai wisata sejarah, terlihat para wisatawan asing yang mendengarkan dengan serius dan banyak diantaranya yang memberikan setangkai bunga, tanda simpati pada korban, yang tinggal tulang tengkoraknya saja yang dipajang di dalam sebuah gedung. Kalau diterapkan di negeri ini bisa gak ya? Padahal korban pembantaian di negeri kita sangat jauh lebih banyak.
Keesokan harinya, acara utama yaitu 51st The ASEAN Federation Land Surveying and Geomatics Council Meeting, dilaksanakan di Tonle Mekong Room, Cambodiana Hotel, dihadiri sekitar 40 delegasi dari berbagai negeri di ASEAN. Dari Indonesia dihadiri oleh 4 orang, 3 dari BIG dan satunya lagi adalah Ibu Diah Kirana (purnabakti BIG, mantan President ASEAN FLAG). Begitu juga hari kedua, di tempat yang sama, dilaksanakan seminar tentang Land Reform di Kamboja, dari mulai masa pendudukan Perancis, masa rezim Khmer, masa Pol Pot dan saat ini. 


Di sela-sela kesempatan seminar, kami sempat mengunjungi dua buah masjid di Phnom Penh. Masjid pertama, adalah masjid Darussalam, di tepi Sungai Mekong. Masjid ini terletak di lingkungan padat penduduk, yang kebanyakan beragama Islam. Muslim sendiri di Kamboja adalah minoritas dengan komposisi sekitar 2-5% dari jumlah penduduk Kamboja. Di masjid ini, kami bertemu dengan Ust Imron, yang baru saja selesai mengajar. Beliau fasih dalam berbahasa Melayu. Ustadz Imron adalah keturunan orang-orang Champa, salah satu provinsi di Kamboja. Konon kabarnya wali Maulana Malik Ibrahim yang sangat terkenal di nusantara, dalam perjalanan dakwahnya pernah singgah di negeri Champa, dan mempunyai seorang istri dari Champa.

Masjid berikutnya, kami mengunjungi masjid yang cukup besar, yang dalam tahap renovasi, yaitu masjid Al Serkal, yang terletak di Village 6, Sres Chok Commune, Donpenh District, masih di wilayah perkotaan Phnom Penh. Masjid ini dibangun bekerja sama dengan Pemerintah Kuwait, dengan donatur dari Uni Emirat Arab, yang bernama Sheikh Eisa bin Nasser bin Abdullatif Al Serkal. Konon kabarnya pula, dulu masjid ini terbengkalai dan sempat dijadikan diskotik, namun akhirnya dibangun kembali oleh donatur dari UEA tadi.
Untuk berbelanja oleh-oleh yang murah meriah, setidaknya ada dua pilihan lokasi, yaitu Rusian Market dan Central Market. Dengan menggunakan tuk-tuk, kami bertiga meluncur ke Rusian Market, karena penasaran dengan namanya dan dalam benak kami, bakal banyak barang-barang dari Rusia yang dijual disana. Nyatanya bukan demikian ternyata, ketika kita memasuki pasar tersebut terlihat kumuh seperti pasar Johar, Semarang, hehehe...atau pasar Kanoman di Cirebon. Yang ada tempat jualan baju-baju, dan souvenir khas Kamboja, seperti hiasan Angkor Wat, T-Shirt, gantungan kunci, kain-kain, dan pernak-pernik lainnya. Memang disini harga-harganya termasuk murah, tergantung dari kelihaian penawaran kita.
Akhirnya di hari keempat, dari Phnom Penh International Airport, kami kembali ke tanah air, menggunakan Malaysia Airlines, dengan transit di Kuala Lumpur. Memang tidak ada penerbangan langsung, antara Jakarta-Phnom Penh. Mudah-mudahan perjalanan ini bisa membawa manfaat khususnya bagi diri pribadi maupun orang lain, maklum perjalanan dinas ini dibiayai oleh rakyat negeri ini.

Phnom Penh, 26 Oktober 2013

Wednesday, November 12, 2008

Sekilas Info


Asswrwb...
Ternyata gak kerasa, web ini vakum selama setahun lebih. Bukan apa-apa, ternyata susah juga ya memaintance web... hehehe...padahal web ini hanya asal2an, apalagi web resmi, wah tentunya perlu fokus lebih dan istiqamah...
Ya selain kesibukan rutin sebagai pns di Bakosurtanal, juga saat ini saya masih belajar di Akademi Farmasi Islam, Bogor. Alhamdulillah, selain makin mahir dalam ilmu bekam, sayapun belajar diagnosa penyakit melalui telapak tangan, diagnosa lidah, kiropraksi (pemijatan tulang belakang), ngerti dikit2 obat herba, dll...Mudah-mudahan bermanfaat bagi keluarga besar saya, ataupun temen2 kantor dan tetangga di Puri Nirwana 1.
Sesekali sayapun menjadi subkon pekerjaan luar, tentunya seizin Kabid saya...dari pekerjaan batimetri di Laroenai, Sulteng, batimetri di Sungai Barito, dan studi sedimentasi dan arus di Konawe Utara...lumayan buat tambahan.
Alhamdulillah, Salman alias Isal sudah mulai masuk TK tahun ini, dan nampaknya dia sudah mulai menikmati proses belajarnya di TK maupun di TPA di sore harinya..Menghitung tambah tambahan dan pengurangan sudah jago, begitu juga membaca sudah mulai lancar...dan hafalan surat2 pendek dan doa dengan cepat masuk ke otaknya...Yang menggembirakan vonis dokter spesialis yang menyatakan Salman gejala asma, ternyata tidak benar...makasih dok atas perhatiannya selama ini...dan alhamdulillah sejak itu Salman tak pernah make obat2 kimia..solusinya tentu menggunakan obat Herba dari HPA, seperti Mengkudu, Omega 3, Malac, Madu...jadi selamat tinggal antibiotik kimia...
Auliya...alias si Uwi..si kecil ini Alhamdulillah sudah bisa berjalan, meskipun termasuk terlambat yakni di umur 17 bulan baru jalan, tapi bicara dan perbendaharaan katanya sudah sangat baik untuk anak seumurnya...tadinya sempet khawatir...ttg perkembangan si Uwi terutama yg lambat jalan...berbagai usaha sudah dicoba, termasuk mengurut kakinya menggunakan Minyak Butbut...tiap hari mengkonsumsi omega 3 dan madu...
Segitu dulu deh sekilas infonya...

Salam,

Abu Salman

Tuesday, May 29, 2007

Auliya Rahmah


Assalamu'alaikum.wr.wb...

Alhamdulillah, telah lahir anak kami yang kedua, di RSU Garut, pada hari Rabu, 16 Mei 2007 / 28 Jumadil Akhir 1428 H, pukul 14:56 WIB. Seorang putri, dengan berat 3700 gram dan panjang 52 cm.

Kami memberi nama Auliya Rahmah, semoga menjadi pemimpin yang dinaungi rahmat Alloh SWT. Terima kasih kepada para anggota Keluarga besar kami, baik Keluarga Garut maupun Cirebon, atas segala doa dan dukungannya.

Juga kepada temen2 yang telah ikut memberi support dan doa...



Ucapan selamat dari temen2...via SMS..

[Ir. Oskar Yolanda, M.SP], alhamdulillah, semoga anak dan kedua ortunya diberkahi-Nya.

[Keluarga Cirebon], selamat ya, disini ikut senang semua, rencana nengok lagi dirundingin, soalnya tanggal merah di sini gak libur

[Ir. Asep Ristian], selamat atas kelahiran putri ke 2, semoga menjadi anak yg sholehah, berbakti pada orang tua..amin

[Ir. Anton Wiguna], Jar, selamat ya, semoga menjadi anak sholeh, berbakti sama ortu, menyenangkan hati, pendatang rejeki dan sehat

[Dr.Ing Fahmi Amhar], Selamat, semoga menjadi anak yg sholeh, sehat, cerdas, mujtahid fil hukmillah wa mujahid fi sabilillah, yg dirindukan penduduk langit dan bumi. amien


mohon maaf ucapan selamat dari temen2 yg laen...gak bisa dimuat semuanya berhubung kapasitas SMS yg terbatas dan keburu ke delete....



Friday, May 11, 2007

Resensi Buku : Hakekat Berfikir

Hakekat Berfikir
Taqiyuddin an-Nabhani

Salah satu keutamaan manusia dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya di dunia adalah keberadaan akalnya. Akal dijadikan timbangan waras dan tidaknya manusia. Karena kewarasan akal itulah manusia diberikan taklif (beban hukum) oleh Alloh SWT. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita mengetahui pengetahuan tentang akal (‘aql), proses berfikir (tafkir), dan sekaligus metode berfikir (thariqah at tafkir). Ini karena, proses berfikirlah yang menjadikan akal manusia memiliki nilai, sekaligus menghasilkan berbagai buah (produk akal) yang mampu membuat kehidupan dan manusia menjadi baik.
Berbagai macam ilmu, seni, sastra, filsafat, fikih (hukum), ilmu bahasa, dan cabang-cabang pengetahuan lain, tiada lain adalah produk akal, yang konsekuensinya juga merupakan produk dari proses berfikir. Maka sangatlah naif jika kita sering memberikan perhatian lebih kepada buah (produk) dari akal, sementara terhadap fakta akal itu sendiri seringkali diabaikan. Apalagi mengkaji lebih lanjut fakta tentang proses berfikir dan metode berfikir.
Buku ini mengupas tuntas mengenai hakekat akal, proses berfikir dan metode berfikir. Termasuk jenis-jenis pemikiran yang dapat dipahami melalui akal, memahami fakta, baik berupa realita, teks, maupun fakta politik, dan cara-cara pengambilan kesimpulan yang shahih (benar).
Dengan membaca buku ini, Anda akan paham, mengapa kaum Muslim di masa ke-Khalifahan Islam, masih tegak memiliki pemikiran cemerlang yang mampu menghasilkan produl-produk akal yang sangat tinggi. Dan mengapa para sahabat Nabi saw yang hidup di lembah kota Mekah-yang terpencil-bangkit dan mampu mengalahkan peradaban besar yang ada pada waktu itu dalam waktu yang amat singkat.

Monday, February 19, 2007

MY RESUME


Name : FAJAR TRIADY MUGIARTO
Nationality : INDONESIAN
Place/Date of Birth : Jkt, 20th February 1973
Designation : Geodetic Engineer
Status : Married (2 children)

Residence : Jl Cikaret No.54 Kebon Kopi, Pabuaran, Cibinong, Bogor 16911
Phone :  021-87901255 and 0813-11247024
E-mail :
ftmugiarto@yahoo.com and ftmugiarto@gmail.com







Education Background
1. Geodesy and Geomatics, Master Degree, ITB 2010-2012
2. Geodetic Engineering, Institute of Technology Bandung 1992-1998
3. Mathematics Department (FMIPA), Univ.of Diponegoro 1991-1992
4. Senior High School, SMA Negeri 1 Cirebon 1988-1991
5. Junior High School, SMP Negeri 1 Cirebon 1985-1988
6. Elementary School, SD Negeri Kramat III Cirebon 1979-1985

Training
1. Basic Computer Course & Training, CIC Cirebon 1988
2. AutoCAD for Windows, Computation Division, ITB 1994
3. Land Study Group, IMG – ITB 1994
4. Software Arc/Info Training, Student Studio IMG 1996
5. Hardware for User Course, Ganesha College, Bandung 1997
6. English Course, Conversation I & II, UPT Language ITB 1997
7. Delphi Orientation Course, PIKSI ITB 1998
8. Sea Survival Training, PLP Curug, Tangerang 1999
9. Jungle Survival Training, PLP Curug, Tangerang 2001
10. Sea Survival & HUET, MSTS Sdn Bhd, Johor,Malaysia 2003
11. ArcGIS 9.1 PLTS extension software, Jakarta 2005
12. Visual Basic 6.0, Bakosurtanal, Cibinong 2005
13. Diklat Prajabatan Gol.III, BPS, Jakarta 2006
14. CARIS HIPS for Multibeam ES Data Processing,Cibinong 2006

15. Bekam, Herba and Ruqyah Training, Bogor, 2006
16. APEC SAKE workshop on Ocean Remote Sensing, Jakarta 2006
17. ArcGIS 9.1 Building Geodatabase, Cibinong 2007

18. ASEAN Workshop and Training on TEWS, Bandung, 2007
19. Training on Introduction to the Deep-ocean Assessment Reporting of Tsunami, Jakarta, 2008
20. Akademi Farmasi Islam RADIX, Bogor, 2008 -2009
21. Diklat Pejabat Fungsional Surta, Bakosurtanal, Cibinong, 2008
22. ArGIS 9.2 Training, MIT Biotrop, Bogor 2009






Employment / Experience

March 2005 – Present:

BAKOSURTANAL / BADAN INFORMASI GEOSPASIAL
CENTER FOR MARINE AND COASTAL MAPPING


As a Geodetic Engineer / Hydrographic Surveyor / Supervisor
Worked on the following project:


October 2013
Reconnaissance Survey at Karimunjawa Islands

March-October 2013
As supervisor in Marine Base Mapping Project, Seribu Islands, Jakarta


Januari 2009
Reconnaissance Survey at Bengkulu for Hydrographic Survey Planning

September 2008
A Survey Supervisor for Hydrographic Survey, Banggai Islands, Sulawesi Tengah

Juni-Juli 2008

PDKK Bakosurtanal

Field Check survey for Indonesian Coastal Mapping, Lampung

April 2008

PT Harita Mining

Hydrographic survey for Mining Port Establishment at Laronai, Morowali, Sulawesi Tengah

June-September 2007

Bakosurtanal PDKK

Hydrographic survey for Indonesia Coastal Map at South and East of Lampung

March-April 2007
Bakosurtanal PDKK

Hydrographic survey (shallow water) for Tsunami Early Warning System Data Modelling, South of Bali waters, by woodden boat

October 2006
Bakosurtanal PDKK
Hydrographic survey for Delimitation of the outer limits of Continental Shelf, Nusa Tenggara Timur waters, and bathymetric (Singebeam dan multibeam) survey for supporting Tsunami Early Warning System Data Modelling at South of Bali waters, by Riset Vessel Baruna Jaya VIII

August 2006
Bakosurtanal PDKK
As supervisor at Hydrographic survey for Indonesia Coastal Map at North Madura Sea, PT Aquatics Consultant, East Java.

March – April 2006
Bakosurtanal PDKK
Hydrographic survey for Indonesia Coastal Map at Bali Strait, North Bali and Situbondo, East Java and Bali

June – August 2005
Bakosurtanal PDKK
Hydrographic survey for Indonesia Coastal Map at Lombok and Sumbawa bay, Nusa Tenggara Barat

May – June 2005
Bakosurtanal PDKK
Hydrographic survey for Indonesia Coastal Map at Balikpapan bay, Kalimantan Timur

April 2005
PT.Dermaga PerkasaPratama
Post Dredge Sounding Survey at Pelindo Balikpapan Channel, Balikpapan, Kalimantan Timur





May 1998 – March 2005:

PT.CALMARINE / OCEANEERING

As a Geodetic Engineer / Surveyor
Worked on the following project:

August-September 2004
MURPHY SERAWAK OIL
Proposed Pipe Route Survey and Laying Pipeline at West Patricia Block, Serawak, Malaysia

May-June 2004
SERAWAK SHELL BERHAD
ROV and diver positioning for Umbilical Laid at Serai – M4 Subsea Well, Serawak, Malaysia

February-April 2004
TOTAL E&P Indonesie
Santa Fe 136 Rig Move at Peciko, Raisis Swamp Barge Rigmove, Geodetic Survey for Mahakam Delta Network

December 2003
PT.NEWMONT NUSA TENGGARA
ROV positioning for Tailing pipeline monitoring at Senunu bay.

October – November 2003
PETRONAS CARIGALI
FMD, GVI & CPS Pipeline & Gas Seepage Surveys by ROV Magnum 78, Samarang and ERB field, Sabah, Malaysia

May - July 2003
TOTAL INDONESIE
Pre-dredge and Post-dredge Bathymetric Survey, Swamp Rig Move and Barge Positioning, RTK GPS and Topographic Survey at Mahakam Delta, East Kalimantan

February - March 2003
TOTAL FINA ELF
Pre-dredge and Post-dredge Bathymetric Survey, Swamp Rig Move and Barge Positioning, RTK GPS and Topographic Survey at Mahakam Delta, East Kalimantan
Sedco 601 rig positioning at Donggala field.

October - December 2002
TOTAL FINA ELF
Pre-dredge and Post-dredge Bathymetric Survey, Side Scan Sonar, Swamp Rig Move and Barge Positioning, RTK GPS and Topographic Survey at Mahakam Delta, East Kalimantan
Santa Fe 126 Jack Up rig positioning at SWP-G, Peciko field.

July 2002
PT.NEWMONT NUSA TENGGARA
ROV positioning for Tailing pipeline monitoring at Senunu bay, Sumbawa

November 2001 - January 2002
BP Tangguh LNG, INDONESIA
Positioning Services for Geotechnical Investigation at Tangguh LNG Onshore and Nearshore, Tanah Merah, Irian Jaya
Topographic Survey at New Tanah Merah Village for Resettlement Project.

May 2001
TOTAL FINA ELF
Site Survey at Pancur-1 proposed well, Makassar Strait, East Kalimantan

February - April 2001
BHP-ARUTMIN
Bathymetric Survey along Satui River for Dredging Activity at Satui, South Kalimantan
UNOCAL INDONESIA COMPANY
Pre-laid survey for Sedco 602 rig, Makassar Strait, East Kalimantan

August - October 2000
BP Tangguh LNG, INDONESIA
Meteorology and Oceanography Survey at Tangguh LNG Field, Berau Bay, Irian Jaya

September 2000
GULF RESOUCES
Positioning Services of ROV Survey for Pipeline Monitoring at Kakap Natuna, Riau

April - June 2000
TOTAL INDONESIE
Pre-dredge and Post-dredge Bathymetric Survey, Side Scan Sonar, Swamp Rig Move and Barge Positioning, RTK GPS and Topographic Survey Tunu Phase 8, at Mahakam Delta, East Kalimantan

March 2000
PT.NEWMONT NUSA TENGGARA
ROV positioning for Tailing pipeline monitoring at Senunu bay.

December 1999 – January 2000
PT.NEWMONT NUSA TENGGARA
ROV positioning for Tailing pipeline monitoring at Senunu bay.

September 1999
CONOCO INDONESIA
Positioning Services for ROV Survey, Pipeline-Leak Detection and Anchors Job for Diving Activities at Natuna Sea, Riau

January – August 1999
ARII JAVA SEA
Positioning Services for Offshore Workover Barge, Side Scan Sonar, Sub Bottom Profiling, Rig Positioning at Java Sea.
August – October 1998
ARII JAVA SEA
Positioning Services for Offshore Workover Barge at ETA and ESTA platform at Java Sea.

May - June 1998
UNOCAL INDONESIA COMPANY
Site Survey and Navigation Services, Pre-laid survey for Sedco 602 rig, Makassar Strait, East Kalimantan



Publications:




  1. Coastal Vulnerability Index Classification Model from Abrasion Based on Physical and Non-Physical Variables with AHP Method, SEASC, Manila, June, 2013 
  2. Menuju Tata Kelola Data Garis Pantai Nasional dalam Kaitannya dengan One Map Policy, CGISE, UGM, Yogyakarta, December, 2012
  3. Pemanfaatan Data Geospasial Dasar Kelautan Untuk Pembuatan Indeks Kerentanan Pesisir Terhadap Abrasi, Konferensi Nasional Kelautan VIII, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Mataram, NTB, November 2012
  4. Aplikasi Multibeam Echosounder Odom ES-3 untuk Mendeteksi Lokasi Karang, Teluk Jakarta, FIT ISI, Oktober 2012
  5. Analis Penggunaan Chart Datum dalam Pembuatan Peta LPI, FIT ISI, Jakarta, Oktober 2013
  6. Penerapan Spesifikasi Teknis Survei Hidrografi untuk Pembuatan Peta LPI, Forum Ilmiah Tahunan, Ikatan Surveyor Indonesia, Semarang, 2009
  7. Pembangunan Kapal Katamaran untuk Survei Hidrografi PantaiForum Ilmiah Tahunan, Ikatan Surveyor Indonesia, Semarang, 2009
  8. ROV: Si Robot Pintar di Bawah Permukaan Laut, Majalah Ilmiah Populer Geoinformatika, BAKOSURTANAL, 2006

Teaching Experiences:



  1. Pelatihan Survei Hidrografi di TDMRC (Tsunami Disaster Mitigation Research Center), Unsyiah, Banda Aceh, 2010
  2. Pendidikan dan Pelatihan Survei Hidrografi, Balai Diklat Bakosurtanal, 2011
  3. Pendidikan dan Pelatihan Survei Hidrografi pada Penataran Kepelabuhan dan Pengerukan, Ditpelpeng, Kementerian Perhubungan Laut, 2011
  4. Pendidikan dan Pelatihan Survei Hidrografi untuk Pembuatan Peta LPI, Balai Diklat Geopasial, BIG, 2013


Equipment Used:

Land Equipment
1. Theodolite Wild T-0 and T-2
2. Total Station DTM 300, Geodimeter, Leica
3. Automatic Level Wild NAK-2
4. DGPS and RTK

Hydrographic Equipment
1. Echosounder Raytheon, Simrad EA 400/500, Atlas Deso 20, Reson 200
2. Multibeam echosounder Simrad EM 1002, Seabat Reson
3. Magnetometer
4. Side Scan Sonar
5. Sub Bottom Profiler
6. USBL: Simrad HPR 300, HPR 400, Nautronix and Sonardyne

7. R2Sonic Multibeam System

Meteorology & Oceanographic Equipment
1. Tide Gauge, Portable Valeport 740
2. Rain Gauge
3. Meteorology, RM Young
4. Current Meter S4, SonTek ADP
5. Nansen Bottle
6. CTD Direct Reading or Self Recording Valeport CTD 606

GPS Receiver
1. Trimble 4000 Series
2. Trimble 4400 RTK Series
3. Trimble Hand Held GPS
4. C-Nav System
5. Leica System 530